logo rilis

Tiga Tahun Berturut-Turut IPM Lamsel Posisi Ketujuh di Lampung
berita
Kepala BPS Lamsel Tri Kuntjoro./Foto: Kurdy
RILIS.ID, Lampung Selatan – Sejak tahun 2018 hingga tahun 2020, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) selalu hanya menduduki peringkat ketujuh di Provinsi Lampung.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Lamsel, IPM Lamsel pada tahun 2018 sebesar 67,68 persen. Kemudian tahun 2019 sebesar 68,22 persen, dan tahun 2020 sebesar 68,36 persen. Meskipun mengalami kenaikan angka, IPM Lamsel tidak mengalami kenaikan peringkat di Provinsi Lampung.

Menurut Kepala BPS Lamsel Tri Kuntjoro, meskipun secara keseluruhan IPM Lamsel mengalami kenaikan pada tahun 2020, namun salah satu indikator IPM Lamsel yakni disektor ekonomi mengalami penurunan.

“Pada tahun ini, sektor pendidikan dan kesehatan mengalami kenaikan, tapi di sektor ekonomi perkapita mengalami penurunan,” ungkap Tri kepada  Rilislampung.id, Selasa (23/2/2021).

Lebih lanjut Tri menjelaskan, menurunnya indikator ekonomi dalam IPM Lamsel disebabkan pandemi covid-19, yang berdampak kepada seluruh masyarakat.

“Karena banyak yang tidak bekerja, ada juga yang dirumahkan karena pandemi,” tambah Tri lagi.

Selain itu BPS Lamsel pun mencatat, pada tahun 2020 angka pengangguran di Lamsel mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2019 angka pengangguran di Lamsel sebesar 4,68 persen dan pada tahun 2020 naik menjadi 5,19 persen. Penyebabnya jelas karena dampak pandemi. Banyak usaha yang tutup, hotel sepi, karyawan dikurangi, sekolah juga daring, dan yang usaha disekolah sepi tak bisa jualan,” paparnya.

Kondisi tersebut jelas menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi pemerintah dalam meningkatkan IPM.

“Program-program terkait pendidikan, kesehatan dan perekonomian harus digenjot dan ditingkatkan lagi,” pungkasnya.(*)

EDITOR: Andry Kurniawan



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik




Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari