logo rilis

Penunggak Pajak Kendaraan di Mesuji Capai 48.370 Orang
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Kalbi Rikardo
RILIS.ID, Mesuji – Terhitung sejak 1-3 April, sudah 200 orang pemilik kendaraan yang mengikuti program pemutihan di UPTD Pengelola Pendapatan Wilayah XII Mesuji (Samsat Mesuji).

Plt. Kepala UPTD Samsat Mesuji, Aris Munandar, mengatakan pemutihan pajak belum terlalu signifikan. Karena banyak faktor yang memengaruhi.

”Waktu pemutihan pajak cukup panjang yakni enam bulan. Dimulai 1 April-30 September 2021,” ungkapnya, Selasa (6/4/2021).

Belum lagi, waktu pemutihan yang mendekati bulan Ramadan. Sehingga banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

"Juga, kita tahu bahwa mayoritas mata pencarian warga di Mesuji petani. Ditambah pandemi Covid-19 ini," katanya.

Untuk mengoptimalkan program ini, pihaknya memanfaatkan media sosial, banner, spanduk, dan pamflet. 

Bahkan, ia sudah mengirim surat ke bupati Mesuji untuk berkoordinasi dengan perangkat pemerintah dari kecamatan hingga desa.

"Karena yang punya perangkat sampai ke tingkat RT adalah Pemkab Mesuji. Jika bisa dibantu, pasti sosialisasi ke warga bisa maksimal," harapnya.

Mengenai potensi pajak di Mesuji, Aris mengungkapkan sampai akhir 2020 tercatat 69.101 unit kendaraan. Terdiri dari 63.874 roda dua dan 5.223 roda empat. Tiga lainnya roda tiga.

Dari jumlah kendaraan tersebut yang aktif membayar pajak baru 30 persen. Sisanya, 70 persen menunggak pajak atau mencapai 48.370 pemilik kendaraan.

Ia juga mengatakan dari tujuh kecamatan tiga kecamatan dengan jumlah kendaraan terbanyak adalah Wayserdang (16 ribu unit kendaraan), Simpangpematang (15 ribu unit), dan Tanjungraya (14 ribu unit).

"Jadi jumlah penunggak pajak dari tiga kecamatan itu," ujarnya. (*)

EDITOR: gueade



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari