logo rilis

Kades Nibung Sebut Polisi Mengada-ada, Andri Gustami Tegaskan Kaca Mobil Tekab 308 Pecah

Kepala Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur, Marlin mengatakan, pernyataan Kasatreskrim Polresta Metro telah melukai masyarakat desanya.

“Itu mengada-ada, tidak ada massa yang menghalangi tugas polisi apalagi sampai memecahkan kaca mobil polisi,” ungkap Marlin, Jumat (19/3/2021).

Baca: Kades Nibung Sebut Polisi Mengada-ada, AKP Andri Gustami: Itu Tidak Benar

Peryataan Marlin itu menanggapi pernyataan Kasat Reskrim Polresta Metro AKP Andri Gustami, yang menyebut ada massa yang menghalangi proses penangkapan tersangka Busro Amansyah (27), warga Desa Nibung pada Kamis (11/3/2021) kemarin.

Marlin jugamenyangkal tuduhan adanya warga yang memecahkan kaca mobil anggota Tim Khusus Anti Bandit 308 Polresta Metro, dengan benda keras.

“Kami hanya ingin meluruskan pemberitaan dalam kejadian ini, kami juga belum berencana melaporkan,” tambah Marlin.

Salah satu warga, Juanda yang mengaku melihat proses penangkapan tersangka residivis curanmor itu, sempat mendengar suara letusan sebanyak satu kali.

“Saya melihat tiga mobil di depan rumah. Posisi saya sekitar 15 meter dari rumah tersangka. Ada tiga sampai empat orang anggota membawa tersangka dengan dirangkul sambil berjalan. Petugas lainnya berkerumum,” ungkap Juanda.

Lebih lanjut Juanda mengatakana, setelah mobil polisi jalan, anggota polisi masih melakukan tembakan beberapa kali.

“Saat itu saya tidak melihat ada satupun warga yang menghalangi. Tidak ada kerusakan mobil, karena warga di dalam rumah,” tambahnya.

Sementara saat dikonfirmasi, AKP Andri Gustami menceritakan kronologi penangkapannya.

“Saat itu tersangka melarikan diri ke belakang rumah saat akan ditangkap oleh anggota. Lalu anggota melakukan tindakan tegas terhadap tersangka karena melakukan perlawanan. Kemudian karena ada rentang waktu cukup lama pada proses penangkapan, massa pun berdatangan,” ungkap Andri.

Menurut Andri, massa sempat menghadang saat anggota polisi akan meninggalkan lokasi penangkapan. Kami pun sudah menunjukkan (pada massa) ada kaca tengah pintu samping mobil anggota polisi pecah,” ujar Andri lagi.

Terkait pernyataan Kades Nibung yang menyatakan polisi mengada-ada, Andri mengatakan akan melakukan kroscek pernyataan tersebut.

“Kami bisa mengatakan itu (pernyataan kades) tidak benar. Karena kejadiannya dini hari sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 WIB,” tegas Andri. (*) 

Lihat juga video lainnya:


Tags
Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik

Terkini

icon
Dapatkan berita terkini setiap hari
contoh:nama@gmail.com