logo rilis

Eva Dwiana dan Deddy Amarullah Didiskualifikasi Bawaslu

Majelis pemeriksa sidang sengketa Pilkada Bandarlampung mendiskualifikasi pasangan calon (Paslon) Eva Dwiana dan Deddy Amarullah. Mereka menyatakan Paslon nomor urut 3 ini terbukti TSM (terstruktur, sistematis, massif).

Hal ini disampaikan pada sidang putusan pelanggaran administrasi TSM,Rabu (6/1/2020).

Baca: Bawaslu Diskualifikasi Eva Dwiana dan Deddy Amarullah

Terkait hal tersebut, kuasa hukum paslon nomor urut 3 M. Yunus mengatakan, akan menempuh upaya hukum apakah proses ini berjalan adil atau tidak.

Ia menilai, ada diskriminasi majelis pemeriksa dalam mengambil dasar keputusan dan tidak menimbang pernyataan dari Bawaslu Bandarlampung.

Untuk langkah selanjutnya, M. Yunus akan menempuh jalur hukum dan akan mengadukan perkara ini ke Mahkamah Agung (MA).

Sementara, Ahmad Handoko, kuasa hukum Paslon 2 Yusuf Kohar-Tulus Purnomo mengucap syukur atas keputusan majelis pemeriksa yang mengabulkan tuntutannya terhadap paslon nomor 3 Eva Dwiana –Deddy Amarullah.

Ia akan meminta secepat mungkin keputusan majelis tersebut dan setelah 3 hari penetapan tersebut KPU Bandarlampung dapat menjalankan keputusan tersebut dengan mendiskualifikasi paslon nomor urut 3.

Diketahui, dalam sidang keputusan ini dilakukan dua tahap, pertama pembacaan keputusan dalam perkara money politic Pikada Lampung Tengah, dan keputusan pelanggaran adminsintrasi TSM Pilkada Bandarlampung.

Usai membaca keputusan, seluruh Majelis Pemeriksa dalam hal ini Bawaslu Lampung langsung meninggalkan ruang sidang dengan pengamana kepolisian yang ketat.(*) 


Tags
Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik

Terkini

icon
Dapatkan berita terkini setiap hari
contoh:nama@gmail.com