logo rilis

Divonis 18 Bulan Bui, Terdakwa Penipuan Sporadik Tanah Gunungkunyit Banding
berita
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo
RILIS.ID, Bandarlampung – Terdakwa kasus penipuan dan penggelapan pengurusan sporadik tanah Gunungkunyit, M. Syaleh mengajukan upaya hukum banding atas vonis 18 tahun bui yang dijatuhi majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

Baca: Tak Ingin Kliennya Disalahkan Sendirian, Pengacara Berharap Darussalam segera Disidangkan

"Kami akan melakukan pengajuan banding," kata kuasa hukum terdakwa M. Syaleh, Amrullah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (23/2/2021).

Namun, Amrullah belum dapat memastikan kapan memori banding akan dikirim ke Pengadilan Tinggi Tanjungkarang.

"Ya dalam waktu dekat kita akan sampaikan memori banding ini," ujarnya. Baca: Terdakwa Mengaku Disuruh Darussalam Teken Surat Perjanjian Terkait Pinjaman Rp500 Juta

Sebelumnya, JPU menuntut M. Syaleh dengan tiga tahun penjara. Namun, Ketua Majelis Hakim Jhony Butar Butar menjatuhi terdakwa dengan hukuman 18 bulan bui karena terbukti melanggar Pasal 372 dan 378 KUHP.

Dalam kasus ini, penyidik Polresta Bandarlampung juga menetapkan mantan politikus Gerindra Darussalam sebagai tersangka. Namun sampai saat ini, berkas Darussalam masih belum dinyatakan lengkap atau P21. (*)

EDITOR: Segan Simanjuntak



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik




Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari