logo rilis

Universitas Teknokrat Indonesia-Marinir Lampung Panen Raya Ketahanan Pangan
berita
FOTO: ISTIMEWA
RILIS.ID, Pesawaran – Universitas Teknokrat Indonesia dan Batalyon Infanteri (Yonif) 9 Marinir Beruang Hitam panen raya ketahanan pangan seluas 2 hektare, Rabu (27/5/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Teknokrat Mahathir Muhammad dan Danyon 9 Marinir Letkol Marinir James Munthe.

Baca juga informasi terkini seputar Universitas Teknokrat Indonesia klik disini.

"Di tengah pandemi Covid-19, saya bangga memiliki prajurit Yonif 9 Marinir yang begitu loyal dan luar biasa. Prajurit masih bisa berkreasi dan inovasi untuk membangun mewujudkan jalan yang selama ini dinantikan," kata James Munthe dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2020).

Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama dengan Universitas Teknokrat Indonesia sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Lampung.

"Banyak bantuan yang diberikan Universitas Teknokrat Indonesia, termasuk kemarin bantuan masker dan donor darah," ucapnya.

Ucapan senada disampaikan Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS  Kolonel Marinir Nawawi kepada Universitas Teknokrat Indonesia.

"Banyak hal yang bisa kita kembangkan, mulai hal terkecil seperti pelatihan bahasa inggris dan komputer. Sekali lagi kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia," tuturnya.

Sementara Ketua Yayasan Universitas Teknokrat Indonesia Mahathir Muhammad mengapresiasi jajaran Marinir Lampung yang telah mengundang Teknokrat dalam acara panen raya ketahanan pangan tersebut.

"Kami juga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin, kalau ada kesalahan selama kita berhubungan karena kami sudah bekerjasama dimulai dari bakti sosial, donor darah, dan yang akan kita kerjakan yaitu pelatihan," katanya.

Mahathir merespons positif kerja sama yang ditawarkan Komandan Marinir Lampung yakni pelatihan kemampuan bahasa dan komputer.

"Pelatihan bahasa inggris dan komputer rencananya akan dilaksanakan tiga kali dalam seminggu. Rencananya akan dibagi dalam dua kelompok pagi-siang dan siang-sore. Kita buat tiga bulan dulu, kemudian nanti akan dievaluasi," terangnya.

Pihaknya juga berencana melakukan kerja sama dalam pelatihan video editing dan bahasa pemrograman untuk kebutuhan IT, serta robotik.

“Kami sangat wellcome untuk bisa menjalin kerja sama," pungkas Mahathir. (*)

EDITOR: Segan Simanjuntak



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari