logo rilis

Sehari Jelang Lebaran, Pasar Waykandis Diserbu Pembeli
berita
Suasana di Pasar Waykandis, Bandarlampung. FOTO: RILISIDLAMPUNG/ Dora Afrohah
RILIS.ID, Bandarlampung – Sehari menjelang Lebaran, Rabu (12/5/2021) masyarakat di Kota Bandarlampung berbondong-bondong ke pasar.

Salah satunya di Pasar Waykandis. Jalanan sampai macet karena banyaknya kerumunan pedagang dan pembeli.

Salah satu yang ramai adalah lapak pedagang daging sapi, Efendi Muhammad Zen.

Dia menjelaskan minat masyarakat saat ini sama dengan tahun sebelumnya.

"Awal puasa Rp140 ribu per kilogram, masuk H-3 sampai sekarang harganya naik menjadi Rp150 ribu," ungkap Efendi.

Memasuki Idul Fitri, dia bisa menghabiskan tiga ekor sapi dalam sehari. Dalam suasana normal, paling banyak hanya satu ekor.

Amira, warga Jatiaagung, Lampung Selatan menyebut harga daging sekarang mahal. Sebab, dia sempat membeli seharga Rp120 ribu per kg.

Kenaikan harga juga terjadi untuk daging ayam. Warsih, pedagang ayam hidup pada hari biasa menjual Rp85 ribu per ekor.

“Namun sejak H-10 saya menjual ayam betina Rp100 ribu dan ayam jantan Rp150 ribu per ekor,” paparnya.

Sementara itu, Sulastri, salah satu pedagang ketupat menilai minat masyarakat lebih banyak tahun lalu dibanding saat ini.

"Saya dagang ketupat H-2 lebaran. Biasanya sehari laku 1000-1500 ketupat. Harganya beda kadang Rp7 ribu atau Rp5 ribu tergantung orang menawarnya," beber Sulastri.

Ningsih, pedagang ayam potong juga mengatakan hal sama. Sebelum Ramadan harga ayam potong Rp22 ribu per kg,  memasuki bulan suci naik Rp28 ribu per kg.

Kapolsek Tanjungseneng, Ipda Rosali yang juga bertugas menjaga pos di pasar mengatakan pihaknya melakukan penertiban protokol kesehatan di pasar.

Rosali mengatakan masih ada sekitar 20 persen masyarakat yang belum benar-benar mematuhi protokol kesehatan. Seperti masker yang hanya digantung di leher. (*)

EDITOR: gueade



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari