logo rilis

Rapid Test untuk PDP dan Tracing Pasien Positif Covid-19
berita
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo
RILIS.ID, Bandarlampung – Lampung telah menerima bantuan rapid test atau tes cepat untuk penanganan virus corona (Covid-19). Totalnya mencapai 36.000 unit.

Bantuan pemerintah pusat itu dibagikan langsung Gubenrur Lampung Arinal Djunaidi kepada Dinas Kesehatan (Diskes) kabupaten dan kota di Gedung Pusiban, Jumat (27/3/2020). Masing-masing mendapat alokasi 2.400 unit.

Lalu siapa saja yang berhak menggunakan tes cepat tersebut? Apakah berlaku untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berjumlah ratusan orang?

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengungkapkan penggunaan rapid test diperuntukan bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan melacak (tracing) pasien positif corona.

"Kita harus sama persepsi memberikan penjelasan kepada masyarakat, bahwa rapid test itu digunakan bagi PDP. Nanti kepala dinas (Dinas Kesehatan) kabupaten/kota yang akan melihat berapa PDP di wilayahnya masing-masing," jelasnya, Jumat (27/3/2020).

Reihana optimistis pandemik Covid-19 bisa dicegah jika semua elemen masyarakat Lampung bergotongroyong.

"Insyaallah dengan kita bergotongroyong pandemik Covid-19 ini bisa kita lalui secara bersama-sama," ucapnya.

Hingga saat ini, total PDP corona di Lampung berjumlah 23 orang. Sebanyak 17 orang dalam perawatan. Sementara tiga pasien positif dan enam pasien dinyatakan negatif.

Menurut Reihana, tiga pasien positif Covid-19 tersebut bukanlah transmisi lokal, melainkan setelah melakukan sejumlah pertemuan di luar Lampung.

"Begitu kita anamnese (wawancara), pasien 01 pertemuan di Bogor, kemudian pasien 02 pertemuan di Jogjakarta dan pasien 03 berkontak dengan orang asing. Jadi, kalau kita berdiam dan patuh di rumah, insyaallah kita akan terhindar dari virus tersebut," pungkasnya. (*)



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari