logo rilis

Duh, Pekon di Pringsewu Jadi Zona Merah Peredaran Narkoba
berita
Para tersangka kasus narkoba yang diamankan Polres Pringsewu. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Yuda
RILIS.ID, Pringsewu – Dalam dua pekan Operasi Antik Krakatau 2021, Satuan Reserse Narkoba Polres Pringsewu mengungkap beberapa kasus narkoba.

Mereka bahkan menetapkan Pekon Margakaya Kecamatan Pringsewu sebagai zona merah peredaran narkoba.

Ada 33 orang tersangka yang diamankan. Dari jumlah itu, satu di antaranya perempuan, Fitri Astuti (42), yang kesehariannya berdagang cilok.

Operasi digelar mulai 22 Maret hingga 4 April 2021. Di antara tersangka, enam orang berperan sebagai bandar, tiga pengedar, delapan kurir, dan 16 pemakai.

Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, dalam konferensi pers Jumat (9/4/2021) menerangkan beberapa lokasi penangkapan.

Tersangka diringkus di Kecamatan Pringsewu, Pagelaran, Gisting, Adiluwih, Sukoharjo, hingga Kalirejo, Lampung Tengah.

Sementara, untuk barang bukti (BB) yang berhasil disita sebanyak 25,7 gram sabu, 0,39 gram ganja, sebutir ekstasi, alat isap sabu, dan uang tunai Rp210 ribu.

Tersangka bandar dijerat Pasal 114 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal enam tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Kasat Narkoba Iptu Khairul Yassin menambahkan, selain fokus pada upaya penindakan pihaknya juga melakukan berbagai upaya pencegahan. Antara lain melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan narkoba.

"Kami imbau kepada kalangan anak muda dan masyarakat untuk tidak menggunakan narkoba karena dapat merugikan diri sendiri dan keluarga,” pungkasnya. (*)

EDITOR: gueade



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari