logo rilis

20 Persen Masyarakat Langgar Prokes Saat Belanja Kebutuhan Lebaran di Pasar
berita
Suasana di Pasar Waykandis, Rabu (12/5/2021). Foto: Dora Afrohah
RILIS.ID, Bandarlampung – “Masih ada sekitar 20 persen masyarakat yang belum benar-benar mematuhi protokol kesehatan, seperti contohnya masker yang hanya tergantung dileher,” ungkap Kapolsek Tanjung Seneng, Ipda Rosali saat memantau suasana di pasar tradisional Waykandis, Rabu (12/5/2021).

Rosali pun terus menegaskan masyarakat yang berbelanja ke pasar khususnya menjelang lebaran, harus benar-benar patuh dengan protokol kesehatan (prokes). Begitupun dengan para pedagang yang harus lebih ketat melakukan prokes, karena mereka berinteraksi dengan banyak orang.

Suasana di Pasar Waykandis pun cukup ramai menjelang lebarang tahun ini. Jalanan terpantau Rilisid Lampung sempat macet, karena barang dagangan pedagang melebihi median jalan.

Salah satu komoditas yang ramai diburu masyarakat tentu saja daging sapi. Efendi Muhammad Zen, salah satu pedagang daging sapi mengatakan jika harga tertinggi mencapai Rp150 ribu perkilogram.

“Dekat lebaran saya bisa menghabiskan tiga ekor sapi dalam sehari, biasanya cuma habis satu ekor saja,” ungkapnya.

Selain daging sapi, harga daging ayam dan ayam hidup juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.

Lain lagi kisah Sulastri, salah satu pedagang ketupat. Ia justru mengatakan ada penurunan omset tahun ini. (*)

EDITOR: Andry Kurniawan



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari