logo rilis

Pun Edward Sebut Konflik Sosial Muncul karena Ketidakpuasan
berita
Sultan Sekala Bkhak Yang Dipertuan ke-23 Saibatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Edward Syah Pernong saat bersilaturahmi dengan masyarakat Bali di Seputihraman, Lampung Tengah, Kamis (11/7/2019). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Subrata
RILIS.ID, Lampung Tengah – Sultan Sekala Bkhak Yang Dipertuan ke-23 Saibatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Edward Syah Pernong mengajak masyarakat Bali untuk proaktif menyelesaikan konflik sosial yang belakangan sering terjadi di Lampung Tengah.

Hal itu dikatakan Pun Edward saat bersilaturahmi dengan beberapa tokoh adat Bali di kediaman Ni Nyoman Srihayati, Kecamatan Seputihraman, Kamis (11/7/2019).

Menurut mantan Kapolda Lampung itu, setiap konflik sosial di Lampung Tengah (Lamteng) harus diselesaikan dengan langkah proaktif dari semua unsur.

Dia menilai sejumlah konflik muncul karena ketidakpuasan masyarakat pada aparatur pemerintahan, termasuk kepada kepolisian.

“Harus ada langkah proaktif sejak awal setiap permasalahan untuk langsung bisa diselesaikan. Pemkab, polisi, TNI, FKUB harus bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat," katanya.

Terkait faktor kepolisian, Pun Edward meminta Polri harus cepat merespon laporan masyarakat. Karena menurutnya, apabila laporan tidak cepat direspon, maka akan mengakibatkan ketidakpuasan.

“Akhirnya karena hal itu mengakibatkan adanya solidaritas sosial mengelompok, sehingga apabila tidak ditindaklanjuti maka akan cepat memicu pertikaian dan akan cepat melebar," terangnya.

Dengan keberagaman yang ada di Lamteng, Pun Edward yakin kabupaten berjuluk Jurai Siwo itu akan mampu menjadi contoh keteladanan kerukunan umat beragama di Lampung.

Sementara Ni Yoman Srihayati selaku tokoh masyarakat adat Bali di Kecamatan Seputihraman menyatakan, salah satu pemicu adanya konflik sosial dikarenakan kurang adanya kesadaran dan menghargai orang lain.

"Kita sebagai masyarakat Lamteng yang hidup di dalamnya harus mampu untuk bisa saling menghargai, dan bisa menempatkan orang lain untuk bisa saling menghormati," ujarnya.

Menurut dia, dalam menjaga keharmonisan melibatkan umat beragama dalam berbagai kegiatan. (*)

EDITOR: Segan Simanjuntak



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari