logo rilis

Pelapor Sayangkan DKPP Sanksi Viza
berita
Budiono, pelapor Esti Nur Fathonah ke DKPP RI./FOTO PROFIL WHATSAPP BUDIONO
RILIS.ID, BANDARLAMPUNG – Dugaan jual beli Komisioner KPU Kabupaten Tulangbawang yang melibatkan komisioner KPU Provinsi Lampung Esti Nur Fathonah memasuki babak akhir.

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI akhirnya memutuskan Esti Nur Fathonah bersalah. Dan dia dipecat dari komisioner KPU Provinsi Lampung.

Keputusan itu diputuskan dalam sidang DKPP RI yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 5 DKPP di Jl. MH Thamrin, No. 14, Jakarta Pusat.

Sidang itu juga disiarkan langsung DKPP RI di laman Facebook-nya sekitar pukul 13.30 WIB, Rabu (12/2/2020).

Saat dikonfirmasi, Budiono selaku pelapor mengaku puas dengan keputusan DKPP tersebut.

Namun, ia menyanyangkan terkait putusan DKPP yang ikut memberikan sanksi juga terhadap Viza Yelisanti Putri. Diketahui, DKPP memutuskan Viza dihapus dari daftar antrian PAW (pergantian antar waktu).

”Rekan kami Viza kan telah membuka ada permainan jual beli kursi di KPU ini. Dia melaporkan perkara ini ke DKPP. Nah, mengapa malah kena sanksi juga?” sesal Budiono kepada Rilislampung.id melalui sambungan telepon, Rabu (12/2/2020).

Karenanya, Budiono mengaku segera berkoordinasi dengan LBH Bandarlampung selaku penerima kuasa untuk melaporkan kasus tersebut ke DKPP.

”Kami akan pelajari dulu keputusan ini. Untuk memutuskan langkah selanjutnya seperti apa,” kata Budiono.(*)

 



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari