logo rilis

Membangun Sinergitas untuk Lampung Berjaya
berita
Tri Umaryani, S.P., M.Si., Kepala Dinas Pariwisata Lampung Barat
BEBERAPA yang lalu, sebagai catatan akhir penutup tahun 2019, Gubernur Lampung Bapak Arinal Junaidi telah menyampaikan refleksi akhir tahun sebagai sebuah evaluasi atas pencapaian kinerja tahun 2019 dan persiapan menghadapi peluang dan tantangan tahun 2020 yang akan datang.


Telah banyak yang dicapai oleh Pemerintah Provinsi Lampung di berbagai bidang. Keberhasilan tersebut dapat dilihat dari pencapaian indikator-indikator makro ekonomi yang disajikan. Di antaranya pertumbuhan ekonomi Lampung yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun dan lebih tinggi dari angka pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yaitu sebesar 5,25 persen. Sedangkan angka pertumbuhan ekonomi nasional hanya sebesar 5,17 persen dan Provinsi Lampung berada pada urutan ke-2 (dua) se-Sumatera bersama Provinsi Sumatera Barat.

Sementara itu tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Lampung juga terus mengalami penurunan. Berdasarkan data pada bulan Februari 2019, tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Lampung lebih rendah dibandingkan tingkat pengangguran terbuka nasional yaitu sebesar 3,96 persen. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka nasional sebesar 5,01 persen.

Di antara beberapa pencapaian keberhasilan tersebut masih terdapat isu-isu strategis, yang memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Lampung. Pada saat ini angka kemiskinan di Provinsi Lampung meskipun trend-nya menurun tetapi masih lebih tinggi dari angka kemiskinan nasional.

Berdasarkan data pada bulan September 2019, angka kemiskinan Provinsi Lampung lebih tinggi dari angka kemiskinan nasional yaitu sebesar 12,30 persen sedangkan angka kemiskinan nasional sebesar 9,22 persen.

Apabila melihat dari indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia yang dibentuk oleh 3 (tiga) dimensi dasar yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.

Berdasarkan data tahun 2018, IPM Provinsi Lampung yaitu sebesar 69,02. Angka ini meningkat sebesar 0,77 poin atau tumbuh sebesar 1,13  persen dibandingkan tahun 2017. Namun masih lebih rendah dari IPM nasioal yaitu sebesar 71,39 dan provinsi tetangganya Sumatera Selatan Tahun 2018 sebesar 69,39.

Karena itu diperlukan langkah-langkah konkret dan strategis dalam membangun kolaborasi serta sinergitas berbagai pihak.

Untuk mewujudkan Lampung Berjaya, kabupaten/kota sebagai bagian dari pemerintahan Provinsi Lampung menjadi faktor kunci keberhasilan pembangunan wilayah. Kemajuan wilayah di kabupaten/kota akan secara otomatis mendukung kemajuan wilayah Provinsi Lampung.

Tidak dapat dipungkiri bahwa pemerintahan provinsi memiliki wewenang yang lebih luas dari pemerintah kabupaten/kota. Sebagai wakil pemerintah pusat, dalam pelaksanaan pembangunan di sektor tertentu yang dirasakan masih memerlukan banyak sentuhan, pemerintahan kabupaten/kota sangat mengharapkan intervensi langsung dari pemerintahan Provinsi baik melalui jalur dekonsentrasi maupun dengan jalur tugas pembantuan.

Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung hendaknya lebih fokus dalam mengintervensi potensi-potensi unggulan yang ada di masing-masing kabupaten/kota untuk meningkatka pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung.

Dalam bidang investasi, peran sektor swasta masih sangat perlu ditingkatkan. Pemerintah Provinsi Lampung dapat lebih berkontribusi dalam menjajaki peluang kerjasama dengan dunia usaha yang sesuai dengan karateristik komoditas dari masing-masing kabupaten/kota.

Untuk itu sejak awal memimpin, Bapak Gubernur Lampung telah menyampaikan pentingnya sinergitas kabupaten dalam membangun Provinsi Lampung. Untuk mewujudkan Lampung Berjaya membutuhkan dukungan semua pihak. Tiada arti apa yang telah dilaksanakan tanpa adanya kerja keras dan sinergitas semua stakeholder spiral pentahelix, akademisi, badan usaha, komunitas, pemerintah dan media (ABCGM) dalam mempercepat terwujudnya Lampung Berjaya.

Provinsi Lampung memiliki posisi yang strategis sebagai pintu penghubung Pulau Sumatera dan Jawa dan telah beroperasinya jalan tol Sumatera harus menjadi peluang investasi bagi Provinsi Lampung. Pemerintah provinsi Lampung dipandang perlu melakukan langkah-langkah untuk memperkirakan dampak-dampak ekonomi bagi daerah-daerah yang terhubung langsung dengan jalan tol Sumatera maupun daerah-daerah yang tidak dilintasinya. Jangan sampai terjadi ketimpangan pertumbuhan yang terlalu signifikan.

Kerjasama antar kabupaten juga penting untuk dikembangkan. Semua daerah harus berkomitmen untuk bersama-sama membangun infrastruktur antar wilayah kabupaten yang berbatasan. Demikian juga di bidang ekonomi dan pariwisata masing-masing kabupaten dapat berkolaborasi dalam pengembangan wisata dari masing-masing daerah yang memiliki karateristik yang berbeda. Dengan kolaborasi dan sinergitas pemerintah provinsi dan kabupaten maka Lampung Berjaya akan dapat segera terwujud. (*)

Editor:Adi Pranoto


Tags
Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik

Terkini


  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari