logo rilis

Laptop-PC Anda Lemot? Jangan Emosi, Ini Solusinya!
berita
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo
RILIS.ID, Bandarlampung – Salah satu masalah yang sering terjadi pada laptop dan PC (personal computer) adalah melambatnya performa.

Saat ini, masih belum banyak orang yang mampu membeli perangkat PC maupun laptop dengan spesifikasi yang sangat tinggi, sehingga masalah ‘lemot’ ini dapat dihindari.

Performa dari perangkat seperti PC maupun laptop tentunya semakin lama akan semakin menurun atau melambat.

Hal ini disebabkan karena semakin penuhnya memori dan semakin banyaknya tugas yang harus diproses oleh prosesor. Kondisi tersebut membuat perangkat semakin melambat.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut, berikut tips dari redaksi Rilislampung.id tips untuk mengatasi lemotnya laptop dan PC Anda:

1. Lakukan pembersihan memori internal

Dengan melakukan pembersihan memori internal dari perangkat PC maupun laptop akan membuat performa semakin membaik. Pengguna dapat melakukan pembersihan memori dengan menggunakan fitur disk cleanup untuk menghapus file-file sampah yang tidak diperlukan yang hanya membuat memori menjadi penuh dan dapat mengurangi performa laptop dan PC.

Fungsi disk cleanup yaitu untuk menghapus temporary files, mengosongkan recycle bin, system files dan item-item lain yang sudah tidak kamu butuhkan lagi.

Cara melakukan disk cleanup tidak sulit, bagi yang menggunakan OS Windows 7 di laptop maupun PC dapat mengikuti langkah-langkah di ini: klik ‘Star’ dan pada box ‘search’ dan ketik ‘Disk Cleanup’ dan setelah keluar hasilnya ketik ‘Disk Cleanup’ pada list drive yang ada.

Kemudian klik pada disk drive yang ingin dibersihkan dan klik ‘OK’. Selanjutnya akan muncul dialog box pada tab ‘Disk Cleanup’ pilih tipe file-file apa saja yang ingin kamu hapus dan klik ‘OK’. Jika ada pesan muncul, klik ‘Delete Files’.

 

2. Lakukan Cek Virus dan Malware

Ini adalah cara mengecek virus atau malware yang dapat menghambat performa laptop ataupun PC menjadi lemot karena terinfeksi virus dan malware. Kedua program jahat ini dapat mengambil sebagian besar proses dari CPU dan memori pengguna PC atau laptop, sehingga perangkat menjadi lemot.

Untuk mengatasi masalah seperti ini, Anda disarankan untuk mengunduh anti-virus dan mengecek apakah perangkatnya terinfeksi virus atau malware melalui aplikasi atau software anti-virus yang dapat diunduh di internet.

3. Hapus Aplikasi yang Tidak Perlu

Semakin banyak aplikasi yang terdapat dalam PC ataupun laptop, maka secara otomatis akan membuat peforma perangkat akan semakin melambat. Ini dikarenakan secara otomatis perangkat akan bekerja lebih kuat untuk menangani semua proses dari aplikasi.

Untuk mengatasi permasalahan seperti ini, Anda disarankan untuk menghapus beberapa aplikasi yang dianggap tidak berguna atau jarang digunakan.

4. Beli atau Upgrade RAM

Dengan melakukan upgrade atau menambah kapasitas Random Access Memory (RAM). Cara ini akan membuat proses dari perangkat akan semakin ringan dan performanya semakin membaik.

5. Ganti HDD ke SSD

Dilansir dari situs www.ubaya.ac.idHard Disk Drive (HDD) berfungsi menyimpan dan mengambil informasi digital menggunakan  disk (cakram) yang dilapisi dengan magnet.

Semua data yang tersimpan dalam PC maupun Laptop ada di hard disk, seperti dokumen, gambar, music dan video saja. Melainkan juga program, preferensi dan sistem operasi komputer Anda disimpan di dalam HDD.

Sedangkan Solid State Drive (SSD) adalah perangkat penyimpan data yang menggunakan serangkaian IC sebagai memori yang digunakan untuk menyimpan data atau informasi.

Perangkat ini menanamkan chip memori berbasis silikon sebagai media penyimpanan untuk menulis dan membaca data persisten. SSD juga dikenal sebagai flash drive atau kartu flash, dimasukkan ke dalam slot di komputer server yang disebut sebagai penyimpanan flash server-side atau sebagai bagian dari sistem penyimpanan berbagai perusahaan flash.

Setelah itu, ubah HDD ke SSD. Sebab, HDD sendiri memang salah satu disk yang cukup lambat dalam melakukan transfer dan membaca suatu file.

Bukan hanya itu saja, penggunaan HDD juga dapat memperbesar risiko HDD semakin cepat rusak.

Yang perlu diingat sebelum merubah ke SSD, Anda pahami terlebih dahulu SSD yang akan dibeli. Karena banyak yang tergiur dengan kecepatan yang ditawarkan oleh penyedia jasa SDD. Namun, ketika sudah dibeli, ternyata kecepatanya tidak sesuai.

Itulah sejumlah tips untuk mengatasi PC maupun laptop lemot yang dirangkum redaksi Rilislampung.id dari berbagai sumber. (*)

Penulis: Kalbi Rikardo



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari