logo rilis

Esti Sebut Ada Pihak Lain Terlibat
berita
Esti Nur Fathonah/Ilustrasi Foto Kalbi Rikardo
RILIS.ID, BANDARLAMPUNG – Komisioner KPU Provinsi Lampung Esti Nur Fathonah bereaksi atas putusan pemberhentian tetapnya dalam sidang putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI yang berlangsung, Rabu (12/2/2020).

Esti merasa dijebak dalam perkara ini. Hal itu diungkapkannya dalam grup WhatsApp (WA) Info KPU. Selain seluruh komisoner KPU Lampung, wartawan Rilislampung.id juga tergabung dalam grup tersebut.

Di grup WA itu, Esti menilai dalam perkara tersebut ada konspirasi menjebaknya.

”Aku punya semua screenshoot keterlibatan beberapa pihak dalam kasus jaringan rekrutmen KPU. Dan jelas ini konspirasi untuk menjebak saya,” tulis Esti di grup WA info KPU.

Selain menilai ada konspirasi untuk menjebaknya dalam perkara tersebut, dia juga menyebut ada keterlibatan pihak lain dalam perkara ini.

”Ada pihak lain juga yang terlibat. Dan di grup ini juga orangnya ada. Saya sehat. Nggak apa-apa (pasca putusan DKPP). Tapi ini  orangnya ada di grup ini juga kok. Biar baca. Saya enggak salah kok. Di putar balik supaya bersalah,” tulisnya di grup WhatsApp Info KPU.

Esti menegaskan, dalam persidangan dia menunjukan bukti-bukti yang memperlihatkan dirinya tidak bersalah.

”Saya merasa nggak bersalah. Bukti-bukti nggak ada yang menunjukkan saya jual beli kursi,” tulisnya lagi.

Esti mengaku belum menanggapi putusan DKPP itu lantaran belum konsentrasi.

”Saya belum konsen, nanti ya, saya lagi mau nyeberang. Saya belum tahu (langkah-langkah setelah ini),” ucapnya.(*)

EDITOR: Wirahadikusumah



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari