logo rilis

Pengawas Pemilu Harus Lebih Pintar dari yang Diawasi
berita
Iskarko P Panggar (kanan) memberikan materi Rakoor Panwascam se-Lamsel. Foto: Rilislampung.id/Agus Pamintaher
RILIS.ID, Lampung Selatan – Pengawasan terhadap tahapan selama penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di delapan Kabupaten/Kota di Lampung.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta agar Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan untuk kerja ekstra dalam pengawasan. Mereka diminta lebih pintar dari yang diawasi.

Hal tersebut, ditekankan Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Lampung, Iskardo P Panggar dihadapan Ketua dan Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kecamatan saat Rakoor pengawasan tahapan pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Lamsel, Kamis (27/2/2020).

Kepada para Panwascam, Iskardo mengatakan, menjadi Panwas banyak dibenci orang. Karena tugas sebagai pengawas berhubungan dengan pengawasan terhadap para penyelenggara seperti KPU, PPK, PPS dan KPPS. Selain itu juga dengan Partai Politik dan Tim pemenangan pasangan calon.

“Kerja sebagai pengawas itu sepenuh waktu dan tidak ada jam kerjanya. Kalau dibutuhkan waktu 24 jam ya harus siap. Selain itu, sebagai Pengawas tidak boleh sakit,” ujarnya.

Iskardo juga berpesan kepada Bawaslu Lamsel untuk terus memantau kinerja Panwaslu Kecamatan. Karena dari laporan mereka akan diketahui mana yang bekerja sebagai pengawas dengan bukti laporan dan dokumentasinya.

“Setiap pengawas baik di tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan wajib membuat laporan dengan bukti-bukti pendukungnya. Hasil pengawasan juga di upload di media social yang dimiliki Panwaslu Kecamatan,” imbuhnya. (*)

EDITOR: Adi Pranoto



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari