logo rilis

Pekan Tjindarboemi, PWI Bedah Kebangkitan Komoditas Perkebunan Lampung
berita
PWI menggelar seminar kebangkitan kejayaan komoditi perkebunan Lampung di Gedung PTPN VII, Senin (18/11/2019). FOTO: IST
RILIS.ID, Bandarlampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung menggelar seminar perkebunan terkait kebangkitan kejayaan komoditi perkebunan Lampung di Gedung PTPN VII, Jalan Teuku Umar, Bandarlampung, Senin (18/11/2019).

Empat narasumber dihadirkan dalam seminar tersebut. Yakni Ketua Tim Program Kartu Petani Berjaya yang juga Rektor UBL Prof. Yusuf S. Barusman, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Edi Yanto, Ketua Komisi II DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi dan Direktur Komersial PTPN VII Achmad Sudarto.

Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian mengatakan seminar tersebut merupakan rangkaian acara PWI yang digelar selama sepekan atau disebut Pekan Tjindarboemi.

"Seminar ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan PWI yang begitu panjang. Sebab besok (Rabu, 20 November) akan ada seminar pendidikan UMKM di Kabupaten Tulangbawang," katanya saat membuka acara.

Selain seminar, lanjut Supriyadi, akan dilaksanakan juga program pemberian penghargaan kepada tokoh inovator dan pengembangan pembangunan di Lampung.

"Ada juga kegiatan safari jurnalistik tingkat nasional, dilanjutkan dengan Uji Kompetensi Wartawan (UKW)," jelasnya.

Supriyadi menjelaskan tema seminar sesuai dengan semangat Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang memiliki sejumlah program untuk membangkitkan kembali kejayaan perkebunan Lampung, khususnya kopi dan cokelat.

"Kami pun dari PWI berupaya mendorong program Pemerintah Provinsi Lampung, untuk kembali membangkitkan pertanian. Minimal kami mensosialisasikan program-program Pak Gubernur," ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia Eka Setiawan meyatakan bahwa seminar dihadiri para peserta dari berbagai kalangan. Mulai mahasiswa jurusan perkebunan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para insan pers.

"Juga narasumber yang berkompenten, sehingga diharapkan mampu memberikan pencerahan terhadap perkembangan komoditi perkebunan di Lampung," kata Eka. (*)

EDITOR: Segan Simanjuntak



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari