logo rilis

OTT terkait Perizinan, Korban Mulai Mahasiswa sampai WNA
berita
OTT tim Kejati Lampung di kantor Kesbangpol Provinsi Lampung, Jumat (16/8/2019). FOTO: ISTIMEWA
RILIS.ID, Bandarlampung – Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Fitter Syahboedin, membenarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Jumat (16/8/2019).

"Iya informasi yang saya dapat seperti itu. Satu orang," katanya kepada Rilislampung.id melalui sambungan telepon. 

Disinggung lebih detail atas peristiwa tersebut, Fitter mengatakan OTT tersebut berkaitan dengan kepengurusan surat izin. 

"Kayak surat izin rekomendasi penelitian skripsi gitu, Rp10 ribu-Rp10 ribu. izin tinggal orang asing," lanjutnya.

Meskipun demikian, Fitter belum dapat menyebutkan nama oknum staf yang diamankan oleh tim Kejati Lampung tersebut. 

"Namanya belum lah. Sekarang posisi saya juga sedang di Jogjakarta," elaknya. 

Terpisah salah seorang sumber di Kejati Lampung mengatakan pada saat OTT tersebut, pihaknya membawa lima orang ke kejati.

"Satu orang terduga pelaku, 4 orang lainnya itu korban dan saksi. Sebelumnya sudah kita pantau selama tiga hari, dengan menggunakan foto udara," paparnya.

Korbannya adalah mahasiswa dan warga negara asing (WNA). Informasi ini didapat dari seorang wanita, karena dia tidak tahan dengan adanya pungli tersebut.

"Untuk nominal yang disebutkan oleh mahasiswa itu dari receh hingga jutaan," tandasnya. (*)

EDITOR: gueade



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari