logo rilis

Diduga Pukul Tiga Anak, Dendi Siap Nonaktifkan Oknum Kades
berita
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Kiki
RILIS.ID, Pesawaran – Nasib kepala desa (kades) Mada Jaya, Way Khilau, Pesawaran benar-benar di ujung tanduk. Bupati Dendi Ramadhona menyatakan tengah mempersiapkan konsep untuk memberhentikannya.

Dendi menegaskan hal itu usai sidang paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Jokowi di gedung DPRD Pesawaran, Jumat (16/8/2019).

Pemberhentian dimaksud terkait dugaan penganiayaan Kades NS terhadap tiga anak di bawah umur.Yakni Helvi Cakra Masta (14), Munawardin (14), dan Rahmatulah (15).

”Saya sudah perintahkan Pak Inspektorat langsung turun. Yang baru diklarifikasi pihak korban. Sang kades belum karena alasannya memenuhi panggilan polres," ujar mantan anggota DPRD Lampung itu.

Kades ini diberhentikan mengingat dampak psikologis pada para korban yang masih di bawah umur.

"Kalau memang dia terbukti memukul berartikan ada jalur hukum yang akan ditempuh. Jadi kita nonaktifkan sementara,” terang politisi Demokrat itu.

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Pesawaran, Yusak, meminta polisi segera menyelidiki kasus ini. Tentunya dengan mengedepankan praduga tak bersalah.

NS dilaporkan ke polisi berdasar surat nomor STPL/B-592/VIII/2019/PLD/LPG/Res Pesawaran tertanggal 13 Agustus 2019. 

Dalam keterangan yang disampaikan orang tua korban Adi Purnawan, Senin (12/08) ketiga korban dituduh kades memeras anaknya.

Padahal, anak kades tersebut yang menawarkan uang kepada ketiga korban. Karena takut, akhirnya uang Rp600 ribu hanya diambil Rp100 ribu saja oleh ketiga korban untuk membeli rokok.

Namun, kades melaporkan ketiga korban ke polres dengan tuduhan telah melakukan pemerasan terhadap anaknya.

”Karena takut anak-anak ditahan, kami bertiga sebagai orang tua menandatangani surat perjanjian yang ditawarkan kades,” paparnya.

Tapi, betapa terkejutnya mereka setelah bertemu anak-anaknya. Mereka babak-belur seperti habis dipukuli. Berdasar pengakuan korban, hal itu dilakukan oknum kades tersebut. (*)

EDITOR: gueade



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Rubrik



Terkini

  • icon
    Dapatkan berita terkini setiap hari